Senin, 31 Agustus 2009

ketidak pastian dalam kehidupan

"Pengetahuan terkait dengan fakta , tetapi peristiwa-peristiwa yang terhubungkan dengan keputusan-keputusan kita bukanlah fakta.
Peristiwa-peristiwa tersebut berada di masa depan dan bersambungan dengan keputusan-keputusan kita di masa sekarang. Bahkan setelah terjadi pun, peristiwa-peristiwa tadi berbeda dengan fakta-fakta yang membentuk materi subjek ilmu alam, karena mereka akan sudah terpengaruhi oleh apa yang kita pikirkan.
Hubungan antara pemikiran dan realitas bersifat reflektif , apa yang kita pikirkan mempunya cara untuk mempengaruhi apa yang kita jalankan. Fenomena alam berjalan sendiri tanpa peduli bagaimana pikiran kita. Hanya di bidang sosial, refleksivitas itu menjadi relevan .
Refleksivitas bukanlah satu-satunya sumber ketidakpastian, apakah dalam pemikiran kita ataupun dalam realitas--tetapi apabila terjadi, hal itu menciptakan tambahan sumber ketidakpastian "
"DIDUNIA INI TIDAK ADA YANG ABADI , SATU-SATUNYA YANG ABADI ADALAH KETIDAK ABADIAN ITU SENDIRI , SEGALANYA BERUBAH DAN BERUBAH "
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan;
dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...
Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...
 Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini
bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan
ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan
hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan
rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini,
karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada
orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena
siapakah diri anda sendiri jadi teman,
jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau
masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik.

percaya diri

Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup
Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup
Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri
Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik Hadapi masalah dengan benar dan yakin
Berangkatlah dari kebenaran
Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan
Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri
Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal
Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya  Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain

teman

Teman, kata sederhana yang tidak mudah ditemukan dalam kenyataan
Teman, tak semua yang dekat bisa berlabelkannya
Teman, ada kerinduan untuk selalu dapat bertemu dengan sosok sepertinya
Pernahkah kau temukan seseorang yang senantiasa setia di sisimu
kala kau jatuh dan hilang asa.
Pernahkah kau dapati sesosok makhluk
yang selalu tahan mendengar kisahmu
kala angin membawa berita-berita busuk tentangmu.
Pernahkah handphone berdering di tengah malam,
hanya untuk sebuah kalimat pendek
"Apa Kabar Imanmu Malam ini ?"
Pernahkah kau tangkap butiran air mata
yang disembunyikan, sehabis doa panjang
yang padanya terselip namamu.
Dialah teman sejatimu